Jayapura Generasi muda Papua diajak berperan aktif menjaga kedamaian dengan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun narasi provokatif yang berpotensi memperkeruh situasi keamanan di Papua.
Koordinator Suara Anak Muda Peduli Papua, Isak Imbiri, mengatakan keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan setelah gangguan keamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, yang mengakibatkan korban dari kalangan masyarakat sipil.
Saya turut berduka cita atas insiden yang terjadi di Wamena. Saya mengutuk keras kelompok-kelompok yang mengganggu keamanan di Tanah Papua sehingga mengakibatkan korban dari warga sipil, kata Isak.
Menurut dia, masyarakat perlu memberi ruang lebih besar bagi informasi yang terverifikasi serta tidak ikut menyebarluaskan isu yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Langkah itu penting karena informasi provokatif dapat memperbesar ketegangan dan menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama dengan pihak keamanan menjaga situasi kamtibmas tetap aman. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan karena dapat membuat situasi menjadi tidak kondusif, katanya.
Seruan tersebut sejalan dengan imbauan sejumlah tokoh adat di Papua yang meminta masyarakat berhati-hati menghadapi ajakan maupun propaganda kelompok tertentu, termasuk terkait berbagai agenda KNPB.
Masyarakat dinilai memiliki ruang untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi, tetapi penyampaiannya perlu mengedepankan cara damai, menghormati hukum, serta tidak mengganggu keselamatan masyarakat lainnya.
Isak juga menyatakan dukungan terhadap penegakan hukum yang dilakukan sesuai ketentuan terhadap kelompok bersenjata yang melakukan kekerasan terhadap masyarakat.
Kami selaku anak muda Papua selalu mendukung Satgas Damai Cartenz dalam upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata, ujarnya.
Menurutnya, generasi muda Papua memiliki peran strategis untuk mencegah ruang digital menjadi sarana penyebaran provokasi. Kebiasaan memeriksa sumber informasi, tidak tergesa-gesa membagikan konten, serta menjaga komunikasi antarmasyarakat dapat membantu mencegah konflik.
Mari kita tetap tenang dan bersama-sama menjaga keamanan serta kedamaian di Tanah Papua. Tuhan melindungi kita semua, pungkas Isak.












