Nabire – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Tengah menyampaikan dukungan penuh sekaligus apresiasi terhadap arah kebijakan pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Komitmen ini ditegaskan sebagai bentuk keselarasan dunia usaha muda Papua dengan visi besar pemerintah dalam mempercepat pemerataan ekonomi dan mendorong bangkitnya pelaku usaha daerah.
Ketua HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, menegaskan bahwa era kepemimpinan Prabowo–Gibran memberikan ruang lebih luas bagi anak muda Papua untuk berkembang dalam sektor usaha produktif. Menurutnya, arah pembangunan yang pro-transformasi ekonomi membuka peluang besar bagi daerah pemekaran seperti Papua Tengah.
“Arah pembangunan nasional dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran memberi peluang nyata bagi anak muda Papua untuk maju sebagai pengusaha,” ujar Yoti Gire.
Ia menilai bahwa kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi daerah yang tengah memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi.
Yoti juga memberikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan Papua, baik melalui agenda pemerataan ekonomi maupun penguatan sektor-sektor strategis. Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, menurutnya, menjadi kunci mempercepat lahirnya ekosistem usaha yang sehat.
“Saya meyakini dukungan penuh dari Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa semakin selaras dengan visi Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran untuk membangun Papua dari berbagai sektor,” jelas Yoti Gire.
Ia menilai bahwa kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha akan memperbesar dampak pembangunan di wilayah tersebut.
Di sisi lain, HIPMI Papua Tengah tengah menyiapkan program peningkatan kapasitas bagi pengusaha muda sebagai bentuk dukungan terhadap visi Prabowo–Gibran untuk memperkuat SDM unggul dan mandiri. Pelatihan kewirausahaan, pembinaan usaha, hingga kelas bisnis di kampus akan diperluas agar semakin banyak anak muda Papua yang mampu bersaing.
“HIPMI adalah rumah besar pengusaha muda, dan pelatihan akan dibuka agar anak muda memiliki pemahaman yang kuat dalam memulai usaha,” ujar Yoti Gire.
Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan kontribusi konkret HIPMI dalam mendukung prioritas pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan produktivitas daerah.
Yoti turut menekankan bahwa potensi ekonomi Papua Tengah sangat relevan dengan arah pembangunan Prabowo–Gibran yang menitikberatkan pada penguatan sektor strategis berbasis sumber daya alam dan potensi lokal. Karena itu, HIPMI memperluas fokus pengembangan usaha ke sektor UMKM, pertanian, perkebunan, pariwisata, pertambangan, dan ekonomi kreatif.
“Dalam masa jabatan ini, peningkatan kapasitas anak muda melalui pembinaan berkelanjutan sangat penting, termasuk membuka kelas kewirausahaan dan bekerja sama dengan Kadin serta asosiasi usaha lainnya,” imbuh Yoti Gire.
Ia menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya pengusaha muda tangguh sesuai dengan visi transformasi ekonomi nasional.
Komitmen yang disampaikan HIPMI tidak hanya mencerminkan kesiapan berkontribusi, tetapi juga menggambarkan tumbuhnya semangat kolaboratif generasi muda Papua dalam mendukung visi besar Prabowo–Gibran menuju Indonesia yang lebih maju dan merata. Dengan sinergi yang terus terjaga, Papua Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak pembangunan di kawasan timur Indonesia.












