JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Republik Arab Mesir melalui peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, serta pertahanan.
Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah memperluas jejaring kemitraan internasional yang saling menguntungkan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan memperkuat kepentingan nasional.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan tersebut menjadi tonggak penting hubungan bilateral.
“Kemitraan tersebut memerlukan kerja sama yang konkret, yang akan membawa manfaat nyata bagi kedua masyarakat kita,” ujar Prabowo.
Di sektor ekonomi, kedua negara mendorong pembentukan Economic Partnership Agreement (EPA) guna memperluas akses pasar, meningkatkan perdagangan, dan membuka peluang investasi. Presiden Prabowo juga menyambut inisiatif pembentukan Joint Investment Fund untuk mendukung pembiayaan proyek-proyek strategis.
“Saya juga menyambut baik inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi kedua negara kita, untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis,” lanjutnya.
Sementara itu, kerja sama pertahanan diarahkan pada pengembangan industri pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendidikan, dan latihan bersama.
“Di bidang pertahanan, kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama khususnya di bidang industri pertahanan dan peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan latihan-latihan bersama,” kata Prabowo.
Presiden El-Sisi juga mengatakan kedua negara memberikan perhatian khusus pada kerja sama ekonomi dan bisnis dengan penyesuaian kemampuan dua negara yang besar.
“Dan untuk mengangkat neraca perdagangan untuk bisa sampai lima miliar dolar pada 2030 dengan melanjutkan semua upaya untuk menghilangkan semua yang menjadi rintangan,” katanya.
Selain itu, kedua pemimpin turut membahas proyek-proyek hilirisasi yang melibatkan perusahaan dari kedua negara.
“Mesir bisa menjadi pintu untuk pasar Arab, Afrika, dan Eropa,” tambahnya.
Terkait geopolitik dunia, Presiden El-Sisi menyampaikan bahwa dirinya dan Presiden Prabowo saling bertukar pikiran mengenai konflik yang terjadi di sejumlah wilayah di dunia. Menurutnya, Indonesia dan Mesir sepakat untuk memastikan bahwa konflik dapat diselesaikan dengan dialog dan jalur diplomasi.
“Dari sini kita juga telah sepakat untuk memastikan bahwa semua diselesaikan dengan dialog dan jalur diplomasi dengan menghormati semua kedaulatan negara dan tidak intervensi di dalam urusan negara lain,” tutur Presiden El-Sisi.
Melalui diplomasi yang aktif dan berorientasi pada hasil, Presiden Prabowo mendorong Indonesia semakin berperan dalam kemitraan internasional. Kerja sama Indonesia–Mesir diharapkan memperluas kesempatan usaha, memperkuat kapasitas pertahanan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat kedua negara.














