BMP Kecam Aksi KNPB, Serukan Persatuan Demi Papua yang Kondusif

oleh -4 Dilihat
oleh
banner 468x60

JAYAPURA – Barisan Merah Putih (BMP) mengecam aksi anarkis yang diduga dilakukan oleh kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Organisasi tersebut menilai tindakan kekerasan tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat serta kelancaran pembangunan di Papua.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BMP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga situasi tetap aman. Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, sementara berbagai program pembangunan dapat berlangsung secara optimal.

banner 336x280

Ketua DPD Barisan Merah Putih (BMP) RI Provinsi Papua, Yeri Stenli Hamadi, mengatakan momentum bulan kemerdekaan perlu dimaknai dengan memperkuat semangat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda.

“Tongkat estafet kepemimpinan masa depan berada di tangan pemuda. Oleh karena itu, jadikan semangat muda ini untuk berkarya melalui hal-hal yang positif, bermanfaat, dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain demi masa depan bangsa yang lebih cerah,” tegas Yeri Stenli Hamadi.

Yeri menambahkan, BMP terus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam menjaga persatuan serta memperkuat kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Organisasi tersebut juga terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung keberlanjutan pembangunan di Papua.

“Kami hadir menjadi penggerak yang merangkul semua generasi muda, agar tetap bersatu, saling mendukung, dan menjadikan jiwa nasionalisme sebagai landasan setiap langkah kita,” tambah Yeri Stenli Hamadi.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat BMP, Max Ohee, menyampaikan keprihatinan atas insiden yang menimpa warga sipil di Kabupaten Yahukimo. Menurutnya, aksi damai yang digelar bersama masyarakat adat Port Numbay menjadi bentuk kepedulian terhadap terciptanya situasi yang aman dan tertib.

“Kami sangat prihatin dengan insiden yang diduga dilakukan oleh KNPB terhadap warga sipil di Kabupaten Yahukimo sehingga hari ini kami melakukan aksi demo damai untuk menyuarakan agar aparat keamanan melakukan tindakan tegas kepada para pelaku,” ujar Max Ohee.

Ia berharap seluruh masyarakat memanfaatkan momentum HUT RI untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga keamanan bersama.

“Kami mengajak seluruh masyarakat di Papua untuk dalam bulan kemerdekaan RI tahun ini dapat menciptakan situasi keamanan yang kondusif,” pungkas Max Ohee.

Sekretaris Jenderal BMP, Ali Kabiyai, menegaskan bahwa keamanan yang terjaga akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, masuknya investasi, dan percepatan pembangunan di Papua.

“Jika kondisi di Papua tetap aman dan kondusif maka aktivitas ekonomi, investasi, dan pembangunan akan berjalan lebih baik sehingga masyarakat bisa sejahtera,” tegas Ali Kabiyai.

Senada dengan itu, Koordinator Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura, Frank R. Tjoe, mengajak seluruh pihak mengedepankan persatuan dan menghindari segala bentuk kekerasan agar Papua tetap menjadi daerah yang damai.

“Papua merupakan Tanah Injil sehingga kami harus menjaga Tanah Papua tetap damai,” ujar Frank R. Tjoe.

“Semua pihak perlu bersama-sama menjaga Papua tetap aman dan damai sehingga tidak ada lagi korban jiwa, baik dari masyarakat sipil, TNI maupun Polri,” tutup Frank R. Tjoe. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.