Jakarta – Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa dukungan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto terhadap pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2024 tidak melanggar aturan yang ada. Menurut Dasco, sebagai Presiden, Prabowo memiliki hak politik untuk menyampaikan dukungan kepada pasangan calon, karena dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dasco menjelaskan bahwa Presiden yang tengah menjabat memang memiliki hak untuk berpartisipasi dalam kampanye politik, termasuk menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk memilih pasangan calon tertentu.
“Kegiatan kampanye tersebut harus tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan, seperti mengatur waktu cuti kampanye dan penggunaan fasilitas jabatan,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengatur segala bentuk kampanye pejabat negara.
Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi. Ia menegaskan bahwa ajakan Presiden Prabowo untuk mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, merupakan pernyataan yang disampaikan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.
“Dukungan yang diberikan Prabowo adalah bagian dari hak politiknya sebagai pemimpin partai. Sebagai Ketua Umum, beliau berhak memberikan dukungan terhadap pasangan calon yang diusung partainya,” jelas Hasan.
Menurut Ujang Komarudin, seorang akademisi dari Universitas Al Azhar Indonesia, dukungan yang disampaikan Prabowo bukanlah bentuk intervensi politik dalam penyelenggaraan Pilkada.
“Dukungan tersebut sah-sah saja karena disampaikan oleh Prabowo sebagai Ketum Partai Gerindra, yang mengusung Ahmad Luthfi dalam Pilkada Jawa Tengah. Tidak ada yang melanggar hukum atau peraturan terkait,” ujar Ujang.
Dengan demikian, meskipun berstatus sebagai Presiden, Prabowo tetap memiliki hak politik yang sah untuk mendukung pasangan calon dalam Pilkada, karena kegiatan tersebut dilakukan dalam kerangka hukum yang berlaku.
Perlu bersama-sama menjaga kedamaian dan ketertiban selama masa kampanye Pilkada. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja disebarkan untuk memecah belah.












![Indonesia Perkuat Posisi Sebagai Destinasi Aman untuk Diplomasi Internasional dan Peluang Bisnis Denpasar - Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai negara yang aman dan terbuka bagi diplomasi internasional, sekaligus menjadi mitra bisnis yang menjanjikan melalui penyelenggaraan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnership (HLF MSP) dan Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali.
Acara ini menjadi ajang penting bagi pelaku bisnis global untuk menjajaki kerja sama di berbagai sektor strategis.
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Komisaris Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran, mengatakan bahwa kehadiran dan kesiapan TNI-Polri dalam forum ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang aman, terbuka, dan berkomitmen penuh terhadap hubungan internasional yang dinamis dan saling menguntungkan.
Forum ini bukan hanya sekadar pertemuan diplomatik, tetapi juga menyediakan peluang besar bagi pelaku bisnis dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk mengeksplorasi kerja sama di berbagai sektor, seperti transformasi ekonomi, energi, pertambangan, ketahanan pangan, kesehatan, dan Pembangunan.
“Kami berharap, dengan adanya pengamanan yang baik dan ketat, para peserta forum dapat fokus pada agenda utama mereka, termasuk penjajakan kerja sama bisnis yang lebih mendalam antara Indonesia dan negara-negara Afrika,” tambah Fadil.
Fadil menegaskan bahwa TNI dan Polri telah mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi berbagai potensi risiko yang mungkin timbul selama acara berlangsung.
Sementara itu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II Marsekal Madya M. Khairil Lubis menyatakan bahwa personel dan materiil yang dibutuhkan untuk pengamanan sudah siap di lokasi masing-masing.
Dirinya juga pentingnya dukungan masyarakat Bali dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan selama acara berlangsung.
“Bali tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga stabilitas dan keamanan yang diperlukan untuk kesuksesan acara internasional. Hal ini sangat penting untuk menarik lebih banyak investasi dan kerja sama bisnis di masa depan,” jelas Khairil. []](https://sumselexpres.com/wp-content/uploads/2024/08/images-9-1-148x111.jpeg)