Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan melalui CKG

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Pemerintah terus mengukuhkan komitmennya untuk memperluas layanan kesehatan melalui berbagai program strategis, salah satunya dengan memperkenalkan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program ini bertujuan untuk memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh bagi masyarakat, dengan fokus pada deteksi dini berbagai penyakit, termasuk kanker leher rahim, gangguan penglihatan, dan masalah kesehatan lainnya.

banner 336x280

Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan di Sentul, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa program-program prioritas pemerintah seperti CKG akan memberikan dampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan rakyat.

Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu program unggulan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Tujuh puluh juta rakyat kita sudah dicek kesehatan gratis. Pertama kali dalam sejarah,” ujar Presiden.

Salah satu inovasi utama dalam CKG adalah integrasi pemeriksaan kanker leher rahim (serviks) menggunakan metode skrining DNA HPV.

Ini akan mempercepat deteksi dini dan mengurangi keterlambatan penanganan kanker serviks, salah satu kanker yang paling banyak ditemukan di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menambahkan bahwa mulai tahun 2026, hasil skrining positif akan ditindaklanjuti dengan langkah medis yang jelas dan terstruktur, termasuk pengobatan lanjutan.

“Integrasi skrining ke dalam Program Cek Kesehatan Gratis merupakan respon nyata pemerintah untuk mencegah keterlambatan penanganan dan progresivitas lesi pra-kanker,” ucap Wamenkes.

Selain itu, program CKG juga mencakup pemeriksaan gangguan penglihatan, dengan target skrining 140 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2026.

Menurut Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, program ini akan menjangkau semua lapisan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil.

“Pada tahun 2026, melalui Program Cek Kesehatan Gratis, kami menargetkan skrining terhadap sekitar 140 juta masyarakat Indonesia, mulai dari bayi hingga lansia,” jelas Direktur PTM Kemenkes Nadia.

Inisiatif ini mendapat dukungan dari World Health Organization (WHO) melalui program SPECS 2030, yang bertujuan untuk menghilangkan gangguan penglihatan yang dapat dicegah dan dikoreksi.

Tak hanya itu, CKG juga mengintegrasikan layanan kesehatan ke dalam paket medical check-up (MCU) di fasilitas kesehatan yang akan dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, termasuk yang belum terjangkau oleh fasilitas kesehatan formal, dapat memperoleh manfaat dari program ini.

Melalui program CKG yang terintegrasi, pemerintah berkomitmen untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, memperluas akses bagi masyarakat, dan mendorong deteksi dini penyakit agar dapat memberikan penanganan yang lebih cepat dan tepat.*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.