Jakarta – Selain sebagai Prasiden, Prabowo adalah Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Sehingga sebagai Ketua Umum Partai maka Prabowo mempunyai hak untuk mendukung calon kepala daerah yang diusung oleh partainya.
Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi menyatakan ajakan Prabowo untuk mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfhfi dan Taj Yasin dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.
“Ajakan Prabowo untuk mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Lutfhi dan Taj Yasin disampaikan dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai Gerindra,” ujar Hasan.
Lanjut Hasan, tidak ada aturan yang melarang seorang Presiden mengendorse calon tertentu.
“Tidak ada aturan yang melarang Pak Prabowo mengendorse calon,” ujar Hasan.
Sementara itu, Akademisi Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, video dukungan Prabowo terhadap Ahmad Lutfhi bukanlah intervensi dan tidak bertentangan dengan hukum.
“Video dukungan yang disampaikan Prabowo bukanlah intervensi atau cawe-cawe politik, dan tidak bertentangan hukum. Dukungan yang disampaikan Prabowo sebagai Ketum Partai Gerindra yang mengusung aahmad Lutfhi di Pilkada Jawa Tengah,” kata Ujang.
Ujang memandang, video dukungan Prabowo kepada cagub-cawagub Jawa Tengah, juga tidak bertentangan dengan apa yang disampaikan selama ini.
“Kalau buat video sosialisasi untuk Ahmad Luthfi tidak bertentangan dengan pernyataan Prabowo. Yang bertentengan adalah seandainya kalau ada intervensi dan cawe-cawe. Bedakan antara cawe-cawe dengan membuat video,” ungkap Ujang.












![Indonesia Perkuat Posisi Sebagai Destinasi Aman untuk Diplomasi Internasional dan Peluang Bisnis Denpasar - Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai negara yang aman dan terbuka bagi diplomasi internasional, sekaligus menjadi mitra bisnis yang menjanjikan melalui penyelenggaraan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnership (HLF MSP) dan Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali.
Acara ini menjadi ajang penting bagi pelaku bisnis global untuk menjajaki kerja sama di berbagai sektor strategis.
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Komisaris Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran, mengatakan bahwa kehadiran dan kesiapan TNI-Polri dalam forum ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang aman, terbuka, dan berkomitmen penuh terhadap hubungan internasional yang dinamis dan saling menguntungkan.
Forum ini bukan hanya sekadar pertemuan diplomatik, tetapi juga menyediakan peluang besar bagi pelaku bisnis dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk mengeksplorasi kerja sama di berbagai sektor, seperti transformasi ekonomi, energi, pertambangan, ketahanan pangan, kesehatan, dan Pembangunan.
“Kami berharap, dengan adanya pengamanan yang baik dan ketat, para peserta forum dapat fokus pada agenda utama mereka, termasuk penjajakan kerja sama bisnis yang lebih mendalam antara Indonesia dan negara-negara Afrika,” tambah Fadil.
Fadil menegaskan bahwa TNI dan Polri telah mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi berbagai potensi risiko yang mungkin timbul selama acara berlangsung.
Sementara itu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II Marsekal Madya M. Khairil Lubis menyatakan bahwa personel dan materiil yang dibutuhkan untuk pengamanan sudah siap di lokasi masing-masing.
Dirinya juga pentingnya dukungan masyarakat Bali dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan selama acara berlangsung.
“Bali tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga stabilitas dan keamanan yang diperlukan untuk kesuksesan acara internasional. Hal ini sangat penting untuk menarik lebih banyak investasi dan kerja sama bisnis di masa depan,” jelas Khairil. []](https://sumselexpres.com/wp-content/uploads/2024/08/images-9-1-148x111.jpeg)