Jakarta – Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki hak politik untuk menyampaikan dukungan kepada pasangan calon di Pilkada selama mengikuti aturan yang berlaku. Hal ini diungkapkan Dasco menanggapi dukungan Prabowo terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin. Dukungan tersebut, menurut Dasco, disampaikan Prabowo dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, bukan sebagai Presiden RI.
Dasco menekankan bahwa sesuai dengan peraturan, seorang presiden yang ingin berkampanye tetap harus mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, termasuk kewajiban cuti saat berkampanye. “Presiden memiliki hak untuk menyatakan dukungan atau berkampanye selama mengikuti aturan yang berlaku, termasuk mengambil cuti saat berkampanye,” ujar Dasco.
Menurutnya, ketentuan pejabat negara dalam berkampanye sudah jelas diatur dalam Peraturan KPU, yang memberikan batasan dan persyaratan bagi pejabat negara untuk berkampanye, termasuk soal penggunaan fasilitas jabatan.
Di tempat berbeda, Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, turut memberikan klarifikasi bahwa dukungan Prabowo kepada pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di Pilkada Jawa Tengah murni berasal dari kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. “Ajakan Prabowo untuk mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin disampaikan dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai Gerindra,” kata Hasan.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Prabowo tetap menjalankan perannya dengan mematuhi batasan antara jabatan sebagai presiden dan hak politiknya sebagai ketua partai politik yang memiliki hak untuk mendukung calon yang diusung partainya.
Menanggapi dukungan ini, Akademisi Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menyatakan bahwa video dukungan Prabowo Subianto kepada calon di Pilkada Jawa Tengah bukanlah bentuk intervensi atau “cawe-cawe” politik. Menurut Ujang, dukungan tersebut diberikan Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra yang memang mengusung pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.
“Video dukungan yang disampaikan Prabowo Subianto bukan merupakan intervensi atau cawe-cawe politik dan tidak bertentangan dengan hukum. Dukungan tersebut disampaikan Prabowo sebagai Ketum Partai Gerindra yang mengusung Ahmad Luthfi di Pilkada 2024 Jawa Tengah,” jelas Ujang.
Pernyataan tersebut juga menunjukkan bahwa Prabowo tetap menghormati proses demokrasi dan hukum yang berlaku, sekaligus menjaga batasan antara perannya sebagai pemimpin partai dan sebagai Presiden Republik Indonesia.












![Indonesia Perkuat Posisi Sebagai Destinasi Aman untuk Diplomasi Internasional dan Peluang Bisnis Denpasar - Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai negara yang aman dan terbuka bagi diplomasi internasional, sekaligus menjadi mitra bisnis yang menjanjikan melalui penyelenggaraan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnership (HLF MSP) dan Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali.
Acara ini menjadi ajang penting bagi pelaku bisnis global untuk menjajaki kerja sama di berbagai sektor strategis.
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Komisaris Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran, mengatakan bahwa kehadiran dan kesiapan TNI-Polri dalam forum ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang aman, terbuka, dan berkomitmen penuh terhadap hubungan internasional yang dinamis dan saling menguntungkan.
Forum ini bukan hanya sekadar pertemuan diplomatik, tetapi juga menyediakan peluang besar bagi pelaku bisnis dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk mengeksplorasi kerja sama di berbagai sektor, seperti transformasi ekonomi, energi, pertambangan, ketahanan pangan, kesehatan, dan Pembangunan.
“Kami berharap, dengan adanya pengamanan yang baik dan ketat, para peserta forum dapat fokus pada agenda utama mereka, termasuk penjajakan kerja sama bisnis yang lebih mendalam antara Indonesia dan negara-negara Afrika,” tambah Fadil.
Fadil menegaskan bahwa TNI dan Polri telah mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi berbagai potensi risiko yang mungkin timbul selama acara berlangsung.
Sementara itu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II Marsekal Madya M. Khairil Lubis menyatakan bahwa personel dan materiil yang dibutuhkan untuk pengamanan sudah siap di lokasi masing-masing.
Dirinya juga pentingnya dukungan masyarakat Bali dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan selama acara berlangsung.
“Bali tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga stabilitas dan keamanan yang diperlukan untuk kesuksesan acara internasional. Hal ini sangat penting untuk menarik lebih banyak investasi dan kerja sama bisnis di masa depan,” jelas Khairil. []](https://sumselexpres.com/wp-content/uploads/2024/08/images-9-1-148x111.jpeg)